Hati Yang Mudah Rapuh
Sore ini hujan deras mengiringi diamku di kursi kecil ruang tamu. Terdiam gerakku mata memandangi langit langit rumah yang terguyur hujan. tidak terasa di perantauan sudah 6 tahun jauh dari kedua orang tua, ini yang membuat seseorang menjadi dewasa dalam mengarungi kehidupan yang fana ini. Dua minggu ini hatiku terasa terombang ambing bagaikan kapal yang ada di laut di dera ombak yang ganas menerpa kapal. Entah kenapa terjadi seperti ini akupun tidak tau.
Ini semua berawal ketika sebuah chat di bbm dengan seorang wanita yang sangat aku kagumi. Dia adalah temannya teman ku.
Aku kira ini merupakan sebuah pertanda bahwa ada harapan di balik itu semua untuk lebih dekat lagi, munhkin ini akibat terlalu bapernya aku karena keterlaluan mengagumi dan membanggakannya, jadi suatu kebahagiab tersendiri bisa berkomunikasi dengannya. Itu hari dimana dia mau membalasnya kemudian hari esok itulah yang membuat hati ini hancur lebur membabi buta patah semangat karena hanya dia tidak meembalas chat ku bukan hari ini saja tapi hari hari seterusnya. Ini memperjelas bahawa aku tak pantas untuknya, itu mungkin dia mau chat dengan ku karena kindisi hatinya lagi senang aja. Mulai hari itu lah aku setiap hari hanya menunggu sttusnya dan menyindirnya pula juga lewat status .
Tapi tidak ada respon sedikitpun dengan sindiran sttus ku. Ini membuat hati ini semakin hancur. Ku tunggu hari demi hari semoga dia hanya memberikan like d sttus ku yang aku tulis, tapi tidak pernah. Dan mulai saat itulah harapanku kepadanya hilang musnah bagai di telan bumi, yang membuat lebih hancur lagi yaiti sejak saat dia chat denganku pikiran ku selalu terbayang bayang wajahnya, memikirkan dia lagi apa, yang mebuat otak dan hatibini terus di gelayuti rasa cemas, marah, benci, dan rindu seakan akan semua teradik jadi satu. Inilah yang mubgkin di sebut cinta bertepuk sebelah tangan. Terlaku berlebihan mengharapkannya sehingga menjadi sakit sendiri. Hadeuh, rasanya ingin ku keluarak semua tenagaku untuk menghacurka rumah ini, yang betapa bodohnya aku memberikan ruan dihati ini yang kepada dia yang tak akan pernah tinggal di dalamnya.
Dan hikmah dari kejadian ini kini aku menjadi lebih dewasa lagi dalam urusan asmara untuk mengambil keputusan setiap bertemu dengan seorang wanita, pantaskah dia bersemayam di hatiku atau tidak, dan ini adalah pelajaran terbesarku untuk tidak terpuruk dalam kecemasan dan penyesalan.
Dari sebuah chat itulah hati ini mulai goyah seperti tak tau arah mau kemana akan melangkah, semua tujuan yang ada di dalam fikiran ku hilang begitu saja. Chat itu berisi tentang terlalunya aku yang kepedean dia menyukaiku, padahal dia tak pernah ssedikitpun punya rasa kepadaku. Karena apa???? Karena kita belum pernah bertemu dan mungkin tak akan pernah bertemu sampai kapanpun. Dia begitu lugu dan anggun di mataku, wajahnya memancarkan seribu pesona keindahan dan kedamaian walau aku hanya melihatnya lewat gambar tidak tau di kenyataannya.
Harapan terbesarku adalah memilikinya untuk menjadi kekasihku kelak, tapi itu semua tidak mungkin karena wajah dan profesiku tidak menjadi seleranya. Di dalam chat itu aku sungguh bahagia karena tidak biasanya dia mau membalas chat ku dengan semangat tapi kali ini dia begitu antusias sekali untuk membalasnya.
Aku kira ini merupakan sebuah pertanda bahwa ada harapan di balik itu semua untuk lebih dekat lagi, munhkin ini akibat terlalu bapernya aku karena keterlaluan mengagumi dan membanggakannya, jadi suatu kebahagiab tersendiri bisa berkomunikasi dengannya. Itu hari dimana dia mau membalasnya kemudian hari esok itulah yang membuat hati ini hancur lebur membabi buta patah semangat karena hanya dia tidak meembalas chat ku bukan hari ini saja tapi hari hari seterusnya. Ini memperjelas bahawa aku tak pantas untuknya, itu mungkin dia mau chat dengan ku karena kindisi hatinya lagi senang aja. Mulai hari itu lah aku setiap hari hanya menunggu sttusnya dan menyindirnya pula juga lewat status .
Tapi tidak ada respon sedikitpun dengan sindiran sttus ku. Ini membuat hati ini semakin hancur. Ku tunggu hari demi hari semoga dia hanya memberikan like d sttus ku yang aku tulis, tapi tidak pernah. Dan mulai saat itulah harapanku kepadanya hilang musnah bagai di telan bumi, yang membuat lebih hancur lagi yaiti sejak saat dia chat denganku pikiran ku selalu terbayang bayang wajahnya, memikirkan dia lagi apa, yang mebuat otak dan hatibini terus di gelayuti rasa cemas, marah, benci, dan rindu seakan akan semua teradik jadi satu. Inilah yang mubgkin di sebut cinta bertepuk sebelah tangan. Terlaku berlebihan mengharapkannya sehingga menjadi sakit sendiri. Hadeuh, rasanya ingin ku keluarak semua tenagaku untuk menghacurka rumah ini, yang betapa bodohnya aku memberikan ruan dihati ini yang kepada dia yang tak akan pernah tinggal di dalamnya.
Dan hikmah dari kejadian ini kini aku menjadi lebih dewasa lagi dalam urusan asmara untuk mengambil keputusan setiap bertemu dengan seorang wanita, pantaskah dia bersemayam di hatiku atau tidak, dan ini adalah pelajaran terbesarku untuk tidak terpuruk dalam kecemasan dan penyesalan.
0 Response to "Hati Yang Mudah Rapuh"
Post a Comment